Get Gifs at CodemySpace.com
funny gifsPerkuat dirimu dengan ikhtiar dan amal Teguhlah dalam sikap tak mementingkan dunia Namun jangan jadikan pengetahuan rohani sebagai tujuan Renungi dalam-dalam dirimu agar niatmu terkabul Kau adalah pancaran kebenaran ilahi Jalan terbaik ialah tidak mamandang selain Dia.

Sunday, 11 December 2011

Syekh Siti Jenar

Syekh Siti Jenar lahir sekitar tahun 829 H/1348 C/1426 M (dilingkungan Pakuwuan Caruban, pusat kota Caruban larang waktu itu, yg sekarang lebih dikenal sebagai Astana japura, sebelah tenggara Cirebon. Suatu lingkungan yg multi-etnis, multi-bahasa dan sebagai titik temu kebudayaan serta peradaban berbagai suku.
Selama ini, silsilah Syekh Siti Jenar masih sangat kabur. Kekurangjelasan asal-usul ini juga sama dgn kegelapan tahun kehidupan Syekh Siti Jenar sebagai manusia sejarah.
Pengaburan tentang silsilah, keluarga dan ajaran Beliau yg dilakukan oleh penguasa muslim pada abad ke-16 hingga akhir abad ke-17. Penguasa merasa perlu untuk “mengubur” segala yg berbau Syekh Siti Jenar akibat popularitasnya di masyarakat yg mengalahkan dewan ulama serta ajaran resmi yg diakui Kerajaan Islam waktu itu. Hal ini kemudian menjadi latar belakang munculnya kisah bahwa Syekh Siti Jenar berasal dari cacing.
Dalam sebuah naskah klasik, cerita yg masih sangat populer tersebut dibantah secara tegas,
Wondene kacariyos yen Lemahbang punika asal saking cacing, punika ded, sajatosipun inggih pancen manungsa darah alit kemawon, griya ing dhusun Lemahbang.” [Adapun diceritakan kalau Lemahbang (Syekh Siti Jenar) itu berasal dari cacing, itu salah. Sebenarnya ia memang manusia berdarah kecil saja (rakyat jelata), bertempat tinggal di desa Lemah Abang]….<
Jadi Syekh Siti Jenar adalah manusia lumrah hanya memang ia walau berasal dari kalangan bangsawan setelah kembali ke Jawa menempuh hidup sebagai petani, yg saat itu, dipandang sebagai rakyat kecil oleh struktur budaya Jawa, disamping sebagai wali penyebar Islam di Tanah Jawa.
Syekh Siti Jenar yg memiliki nama kecil San Ali dan kemudian dikenal sebagai Syekh ‘Abdul Jalil adalah putra seorang ulama asal Malaka, Syekh Datuk Shaleh bin Syekh ‘Isa ‘Alawi bin Ahmadsyah Jamaludin Husain bin Syekh ‘Abdullah Khannuddin bin Syekh Sayid ‘Abdul Malikal-Qazam. Maulana ‘Abdullah Khannuddin adalah putra Syekh ‘Abdul Malik atau Asamat Khan. Nama terakhir ini adalah seorang Syekh kalangan ‘Alawi kesohor di Ahmadabad, India, yg berasal dari Handramaut. Qazam adalah sebuah distrik berdekatan dgn kota Tarim di Hadramaut.
Syekh ‘Abdul Malik adalah putra Syekh ‘Alawi, salah satu keluarga utama keturunan ulama terkenal Syekh ‘Isa al-Muhajir al-Bashari al-‘Alawi, yg semua keturunannya bertebaran ke berbagai pelosok dunia, menyiarkan agama Islam. Syekh ‘Abdul Malik adalah penyebar agama Islam yg bersama keluarganya pindah dari Tarim ke India. Jika diurut keatas, silsilah Syekh Siti Jenar berpuncak pada Sayidina Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib, menantu Rasulullah. Dari silsilah yg ada, diketahui pula bahwa ada dua kakek buyutnya yg menjadi mursyid thariqah Syathariyah di Gujarat yg sangat dihormati, yakni Syekh Abdullah Khannuddin dan Syekh Ahmadsyah Jalaluddin. Ahmadsyah Jalaluddin setelah dewasa pindah ke Kamboja dan menjadi penyebar agama Islam di sana.
Adapun Syekh Maulana ‘sa atau Syekh Datuk ‘Isa putra Syekh Ahmadsyah kemudian bermukim di Malaka. Syekh Maulana ‘Isa memiliki dua orang putra, yaitu Syekh Datuk Ahamad dan Syekh Datuk Shaleh. Ayah Syekh Siti Jenar adalah Syekh Datuk Shaleh adalah ulama sunni asal Malaka yg kemudian menetap di Cirebon karena ancaman politik di Kesultanan Malaka yg sedang dilanda kemelut kekuasaan pada akhir tahun 1424 M, masa transisi kekuasaan Sultan Muhammad Iskandar Syah kepada Sultan Mudzaffar Syah. Sumber-sumber Malaka dan Palembang menyebut nama Syekh Siti Jenar dgn sebutan Syekh Jabaranta dan Syekh ‘Abdul Jalil.
Pada akhir tahun 1425, Syekh Datuk Shaleh beserta istrinya sampai di Cirebon dan saat itu, Syekh Siti Jenar masih berada dalam kandungan ibunya 3 bulan. Di Tanah Caruban ini, sambil berdagang Syekh Datuk Shaleh memperkuat penyebaran Islam yg sudah beberapa lama tersiar di seantero bumi Caruban, besama-sama dgn ulama kenamaan Syekh Datuk Kahfi, putra Syehk Datuk Ahmad. Namun, baru dua bulan di Caruban, pada tahun awal tahun 1426, Syekh Datuk Shaleh wafat.
Sejak itulah San Ali atau Syekh Siti Jenar kecil diasuh oleh Ki Danusela serta penasihatnya, Ki Samadullah atau Pangeran Walangsungsang yg sedang nyantri di Cirebon, dibawah asuhan Syekh datuk Kahfi.
Jadi walaupun San Ali adalah keturunan ulama Malaka, dan lebih jauh lagi keturunan Arab, namun sejak kecil lingkungan hidupnya adalah kultur Cirebon yg saat itu menjadi sebuah kota multikultur, heterogen dan sebagai basis antarlintas perdagangan dunia waktu itu.
Saat itu Cirebon dgn Padepokan Giri Amparan Jatinya yg diasuh oleh seorang ulama asal Makkah dan Malaka, Syekh Datuk Kahfi, telah mampu menjadi salah satu pusat pengajaran Islam, dalam bidang fiqih dan ilmu ‘alat, serta tasawuf. Sampai usia 20 tahun, San Ali mempelajari berbagai bidang agama Islam dgn sepenuh hati, disertai dgn pendidikan otodidak bidang spiritual.
Nasab Syekh Siti Jenar Bersambung Sampai ke Rasulullah  diakui oleh Robithoh Azmatkhan
Abdul Jalil Syeikh Siti Jenar bin
1. Datuk Shaleh bin
2. Sayyid Abdul Malik bin
3. Sayyid Syaikh Husain Jamaluddin @ Jumadil Qubro @ Jamaluddin Akbar Al-Khan (Gujarat, India) bin
4. Sayyid Ahmad Shah Jalal @ Ahmad Jalaludin Al-Khan bin
5. Sayyid Abdullah AzhmatKhan (India) bin
6. Sayyid Amir ‘Abdul Malik Al-Muhajir AzhmatKhan (Nasrabad) bin
7. Sayyid Alawi Ammil Faqih (Hadhramaut, Yaman) bin
8. Muhammad Sohib Mirbath (lahir di Hadhramaut, Yaman dimakamkan di Oman) bin
9. Sayyid Ali Kholi’ Qosim bin
10. Sayyid Alawi Ats-Tsani bin
11. Sayyid Muhammad Sohibus Saumi’ah bin
12. Sayyid Alawi Awwal bin
13. Sayyid Al-Imam ‘Ubaidillah bin
14. Ahmad al-Muhajir (Hadhramaut, Yaman ) bin
15. Sayyid ‘Isa Naqib Ar-Rumi (Basrah, Iraq) bin
16. Sayyid Muhammad An-Naqib bin
17. Sayyid Al-Imam Ali Uradhi bin
18. Sayyidina Ja’far As-Sodiq (Madinah, Saudi Arabia) bin
19. Sayyidina Muhammad Al Baqir bin
20. Sayyidina ‘Ali Zainal ‘Abidin {menikah dengan (34.a) Fathimah binti (35.a) Sayyidina Hasan bin Ali bin Abi Tholib, kakak Imam Hussain} bin
21. Al-Imam Sayyidina Hussain bin
(22.a) Imam Ali bin (23.a)Abu Tholib dan (22.b) Fatimah Az-Zahro binti (23.b) Muhammad SAW
Tentang Silsilah ke-atas dr Syeikh Siti Jenar dan para walisongo lainnya sudah diakui oleh para ulama nasab dari Yaman, Malaysia dan Thailand..para sayyid dan kalangan habaib yg memahami ilmu nasab banyak yg mencantumkannya di bawah nama fam. Azmatkhan, dan sudah menulis beberapa kitab mengenai ini, dan diakui Robithoh Alawiyah, Naqobatul Asyrof dan Robithoh Azmatkhan ..(Tentunya disini tidak ada nama tokoh pewayangan) untuk keterangan lebih lanjut bisa buka situs www.azmatkhanalhusaini.com dan bisa tanya jawab dengan Kyai Ali bin Badri selaku pengurusnya …wassalam
Manunggaling Kawula Gusti
Dalam ajarannya ini, pendukungnya berpendapat bahwa Syekh Siti Jenar tidak pernah menyebut dirinya sebagai Tuhan. Manunggaling Kawula Gusti dianggap bukan berarti bercampurnya Tuhan dengan Makhluknya, melainkan bahwa Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk. Dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah menjadi sangat dekat dengan Tuhannya.
Dan dalam ajarannya, ‘Manunggaling Kawula Gusti’ adalah bahwa di dalam diri manusia terdapat ruh yang berasal dari ruh Tuhan sesuai dengan ayat Al Qur’an yang menerangkan tentang penciptaan manusia (“Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya (Shaad; 71-72)”)>. Dengan demikian ruh manusia akan menyatu dengan ruh Tuhan dikala penyembahan terhadap Tuhan terjadi. Perbedaan penafsiran ayat Al Qur’an dari para murid Syekh Siti inilah yang menimbulkan polemik bahwa di dalam tubuh manusia bersemayam ruh Tuhan, yaitu polemik paham ‘Manunggaling Kawula Gusti’.

Pengertian Zadhab
Dalam kondisi manusia modern seperti saat ini sering temui manusia yang mengalami hal ini terutama dalam agama Islam yang sering disebut zadhab atau kegilaan berlebihan terhadap Illa yang maha Agung atau Allah.
Mereka belajar tentang bagaimana Allah bekerja, sehingga ketika keinginannya sudah lebur terhadap kehendak Allah, maka yang ada dalam pikirannya hanya Allah, Allah, Allah dan Allah…. disekelilingnya tidak tampak manusia lain tapi hanya Allah yang berkehendak, Setiap Kejadian adalah maksud Allah terhadap Hamba ini…. dan inilah yang dibahayakan karena apabila tidak ada GURU yang Mursyid yang berpedoman pada AlQuran dan Hadits maka hamba ini akan keluar dari semua aturan yang telah ditetapkan Allah untuk manusia.Karena hamba ini akan gampang terpengaruh syaitan, semakin tinggi tingkat keimanannya maka semakin tinggi juga Syaitan menjerumuskannya.Seperti contohnya Lia Eden dll… mereka adalah hamba yang ingin dekat dengan Allah tanpa pembimbing yang telah melewati masa ini, karena apabila telah melewati masa ini maka hamba tersebut harus turun agar bisa mengajarkan yang HAK kepada manusia lain seperti juga Rasullah pun telah melewati masa ini dan apabila manusia tidak mau turun tingkatan maka hamba ini akan menjadi seprti nabi Isa AS.Maka Nabi ISA diangkat Allah beserta jasadnya. Seperti juga Syekh Siti Jenar yang kematiannya menjadi kontroversi.Dalam masyarakat jawa kematian ini disebut “MUKSO” ruh beserta jasadnya diangkat Allah.
Hamamayu Hayuning Bawana
Prinsip ini berarti memakmurkan bumi. Ini mirip dengan pesan utama Islam, yaitu rahmatan lil alamin. Seorang dianggap muslim, salah satunya apabila dia bisa memberikan manfaat bagi lingkungannya dan bukannya menciptakan kerusakan di bumi.
Kontroversi
Kontroversi yang lebih hebat terjadi di sekitar kematian Syekh Siti Jenar. Ajarannya yang amat kontroversial itu telah membuat gelisah para pejabat kerajaan Demak Bintoro. Di sisi kekuasaan, Kerajaan Demak khawatir ajaran ini akan berujung pada pemberontakan mengingat salah satu murid Syekh Siti Jenar, Ki Ageng Pengging atau Ki Kebokenanga adalah keturunan elite Majapahit (sama seperti Raden Patah) dan mengakibatkan konflik di antara keduanya.
Dari sisi agama Islam, Walisongo yang menopang kekuasaan Demak Bintoro, khawatir ajaran ini akan terus berkembang sehingga menyebarkan kesesatan di kalangan umat. Kegelisahan ini membuat mereka merencanakan satu tindakan bagi Syekh Siti Jenar yaitu harus segera menghadap Demak Bintoro. Pengiriman utusan Syekh Dumbo dan Pangeran Bayat ternyata tak cukup untuk dapat membuat Siti Jenar memenuhi panggilan Sri Narendra Raja Demak Bintoro untuk menghadap ke Kerajaan Demak. Hingga konon akhirnya para Walisongo sendiri yang akhirnya datang ke Desa Krendhasawa di mana perguruan Siti Jenar berada.
Para Wali dan pihak kerajaan sepakat untuk menjatuhkan hukuman mati bagi Syekh Siti Jenar dengan tuduhan telah membangkang kepada raja. Maka berangkatlah lima wali yang diusulkan oleh Syekh Maulana Maghribi ke Desa Krendhasawa. Kelima wali itu adalah Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Pangeran Modang, Sunan Kudus, dan Sunan Geseng.
Sesampainya di sana, terjadi perdebatan dan adu ilmu antara kelima wali tersebut dengan Siti Jenar. Menurut Siti Jenar, kelima wali tersebut tidak usah repot-repot ingin membunuh Siti Jenar. Karena beliau dapat meminum tirtamarta (air kehidupan) sendiri. Ia dapat menjelang kehidupan yang hakiki jika memang ia dan budinya menghendaki.
Tak lama, terbujurlah jenazah Siti Jenar di hadapan kelima wali. Ketika hal ini diketahui oleh murid-muridnya, serentak keempat muridnya yang benar-benar pandai yaitu Ki Bisono, Ki Donoboyo, Ki Chantulo dan Ki Pringgoboyo pun mengakhiri “kematian”-nya dengan cara yang misterius seperti yang dilakukan oleh gurunya di hadapan para wali.
Kisah Pada Saat Pasca Kematian
Kilau kemilau memancar dari jenazah Siti Jenar. Terdapat kisah yang menyebutkan bahwa ketika jenazah Siti Jenar disemayamkan di Masjid Demak, menjelang salat Isya, semerbak beribu bunga dan cahaya Jenazah Siti Jenar sendiri dikuburkan di bawah Masjid Demak oleh para wali. Pendapat lain mengatakan, ia dimakamkan di Masjid Mantingan, Jepara, dengan nama lain. Setelah tersiar kabar kematian Syekh Siti Jenar, banyak muridnya yang mengikuti jejak gurunya untuk menuju kehidupan yang hakiki. Di antaranya yang terceritakan adalah Kiai Lonthang dari Semarang Ki Kebokenanga dan Ki Ageng Tingkir.
Syekh Siti Jenar, terdapat beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan melalui rubrik “Masail Sufiah” ini.

1. Apakah tindakan Walisongo yang telah membunuh Syekh Siti Jenar itu benar?
2. Bisakah tokoh ini menjadi salah satu pembahasan Sufi edisi mendatang?
3. Jika benar apa yang dimaksud dengan ucapan Syekh Siti Jenar itu sama sebagaimana yang dimaksudkan dengan ucapan al-Hallaj, apakah tidak berarti bahwa tindakan Walisongo itu juga salah?

Sekian saja pertanyaan dari saya. Semoga saya mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang kisah menarik ini.
Jawab:
Sejarah Syekh Siti Jenar, salah satu dari generasi para Wali di tanah Jawa, memang berbeda dengan Husein bin Manshur al-Hallaj, walaupun tragedi historisnya hampir bermiripan, tetapi sebenarnya kasusnya juga berbeda. Jika al-Hallaj memang memiliki otentitas sejarah dengan data-data akurat, bahkan karya-karyanya yang bisa dibaca oleh generasi sufi, seperti Kitab Ath-Thawasin dan yang lainnya, lain lagi dengan Syekh Siti Jenar.
Data tentang Syekh Siti Jenar ini, lebih banyak menggunakan data sekunder. Sehingga para sejarawan Islam sendiri banyak yang tidak bisa menunjukkan orisinalitasnya, lebih banyak interpretasi dari para penulis sejarah itu sendiri. Film Walisongo yang sangat terkenal dengan eksekusi terhadap Syekh Siti Jenar juga tidak sepenuhnya benar. Apalagi di kemudian hari banyak sekali sejarah dengan versi yang berbeda-beda. Ironisnya, sejarah yang tidak akurat itu dianut oleh sekelompok aliran kebatinan di Jawa yang mengklaim dirinya bermadzhab Syekh Siti Jenar, yang sangat ekstrem, yakni tidak perlu bersyari’at dalam menjalankan agamanya (Islam).

Apakah benar bahwa sesungguhnya yang dibunuh itu adalah Syekh Siti Jenar? Itulah awal polemik sesungguhnya. Sebab versi lain juga mengatakan pada dasarnya Syekh Siti Jenar tidak dibunuh, tetapi hidup sampai akhir hayat dalam ‘uzlahnya. Nama beliau adalah Abdul Jalil, dan kelak populer sebagai Syekh Siti Jenar atau Syekh Lemah Abang.

Apa yang diucapkan oleh Syekh Siti Jenar, kemudian dianggap kontroversial itu memang sama dengan pandangan al-Hallaj. Namun pandangannya tentang Manunggaling Kawulo Gusti, tidak bisa sama sekali diartikan sama dengan pantheisme atau Wahdatul Wujud. Terminologi “Ittihad” dalam pandangan al-Hallaj juga bukan berarti pantheisme atau Wahdatul Wujud. Ittihad berarti menyatu. Apa yang menyatu? Yang menyatu adalah syuhudnya, bukan wujudnya. Sebagaimana ketika Anda sedang bercermin, hati Anda secara otomatis mengatakan: “Itulah aku”. Sebuah ungkapan reflektif di luar kesadaran. Anda sebenarnya menyatu dengan gambar yang memantul dalam cermin itu. Tetapi ketika Anda katakan kepada banyak orang bahwa cermin itu adalah Anda sendiri, tentu salah. Sebab cermin ya cermin, Anda ya Anda. Kalau ada interaksi antara Anda dengan cermin, itu semata karena adanya pantulan yang Anda saksikan, dan yang pertama kali menyaksikan adalah hati Anda. Kesaksian itulah yang disebut syuhud. Jadi yang menyatu bukan wujudnya tetapi syuhudnya.

Karena itu, istilah Wahdatul Wujud adalah salah besar kalau dialamatkan kepada kedua belah pihak (baik Syekh al-Hallaj maupun Syekh Siti Jenar). Kalimat Wahdatul Wujud, muncul pertama kali dari lisan seorang ulama yang anti terhadap gerakan tasawuf yang menuduh Ibnu ‘Arabi itu musyrik karena menganut pantheisme atau Wahdatul Wujud. Ulama itu tidak lain adalah Ibnu Taimiyah.

Dalam seluruh naskah ulama salaf sufi, ternyata tidak satu pun kata Wahdatul Wujud ada di sana. Bahkan kalangan pemikir Islam modern dan pakar filsafat Islam masih “terjerumus” dalam terminologi tersebut, dengan mengklaim tasawuf identik dengan Wahdatul Wujud. Suatu kesalahan yang sangat rancu dalam pandangan kefilsafatan Islam.

Mengapa mereka demikian? Karena mereka tidak menyelami tasawuf secara ‘amaliyah, dan bahkan belum menghayati sampai pada tingkat ahwal yang hakiki. Apa yang mereka katakan tidak lebih dari pandangan ilmiah yang keliru belaka.

Mengenai drama eksekusi Syekh Siti Jenar, kalau toh kita toleran terhadap tragedi itu, semata hanya untuk menjunjung syari’at agar tidak lepas dari hakikat. Atau dengan kata lain jangan sampai orang yang memasuki dunia hakikat terkena tipu daya dan mengklaim dirinya telah sampai kepada Allah, padahal masih di “pintu gerbang”-Nya belaka. Hal yang sama, jangan sampai orang-orang syari’at sombong dengan fiqihnya, karena fiqih tanpa hakikat akan terjerumus dalam ke-zindik-an yang tragis.

Jadi, lebih baik kita vakumkan dulu sebelum ada penelitian yang lebih konprehensif mengenai sejarah Syekh Siti Jenar. Dengan begitu kita tidak segera menjatuhkan vonis kepada Walisongo.

Lebih dari itu, aliran kebatinan perlu juga merefleksi ulang terhadap ajaran yang tidak bersyari’at. Harus diingat bahwa syari’at itu bukanlah sarana mencapai hakikat. Karena ditinjau dari segi lain, syari’at itu juga hakikat dan hakikat adalah syari’at. Syari’at datangnya dari Allah, karena itu menjalankan syari’at itu merupakan perintah Allah, bukan sarana untuk mencapai Allah. Hakikat juga disebut syari’at, karena hakikat juga aturan-aturan Ilahi dalam jiwa manusia, karena itu posisinya sama, dan satu sama lain tidak boleh dipisahkan.
Ada saatnya kita sendiri dalam kesedihan

Tak mengerti dengan apa yang terjadi

Ada waktu dimana kita harus bersifat asing


Mengapa mereka tak mengerti ?


Apa mereka juga asing ?


Diam ... Sesuatu yang mulia dan


Diam ... Sesuatu yang menyebalkan


Dimana kita harus menempatkan keduanya ?


Hanya mereka yang merasa


Begitu sulitkah berlapang dada ?


Mengikhlaskan segala sesuatunya


Menyerahkannya pada Sang Khalik semata . . .


Jika ada cinta mengapa ini terjadi ?


Jika ada kasih mengapa dia begitu ?


Jika ada sayang tak mungkin ini terjadi !


Ku pasrahkan semuanya padaMU ya RABB .....

PuiSi Izinkan

Izinkan aku mengenangmu..
Dalam relung dan sukmaku..
Memaksa tak bisa melupakanmu..
Yang terlanjur mencintaimu.,..

Izinkan aku mengenangmu..
Walau kau kan kelak lupakanku..
biarlah kau kutulis kau dalam lembaranku..
Sebagai cinta terindahku..




  1. Kualitas kebahagiaan di masa yg akan datang ditentukan oleh cara menikmati dan mensyukuri apa pun yang kita miliki SAAT INI.
  2. Kamu tidak dapat memprediksi kapan akan jatuh cinta. Cinta tidak memiliki suatu pola, cinta itu misteri.
  3. Motivasi adalah kekuatan untuk terus maju menerjang semua rintangan yang ada tuk meraih apa yang kita inginkan.
  4. Orang yang belum pernah merasakan pahitnya kekalahan, tidak akan tahu betapa manisnya suatu kemenangan.
  5. Ketika kamu terluka dan tidak tahu bagaimana menyembuhkannya, ingatlah hanya TUHAN !!. Dia bisa menyembuhkan segala sesuatu !!

Berteman Dengan Kelemahan

Berteman Dengan Kelemahan
Sudah Jadi Keseharianku
Berselimut Kekecewaan
Itulah Akhir Kisahku

Sedih Tak Pernah Ku Lalui
Selalu Jadi Sahabat Setiaku
Temaniku Menusuk Nadi
Hingga Tiada Lg Kuasaku

Ingin Hati ini Kau Jumpai
Kau Singgahi Begitu Kau Artikan
Kita Dalam ikatan Sampai Mati
Meski Semua Hanya Impian

Yang Ku Tahu Cinta itu Hidup
Begitu Kurasa Bergulir
Mengisi Hati Dan Kurasa Cukup
Walau Hanya Jadi Harapan Tanpa Akhir

Aku tahu kini kita terpisah oleh jarak ruang dan waktu
Terbentang gunung lautan membiru
Tak pernah bertatap wajah di bawah teduh
Meski kita jauh tapi percayalah aku selalu menjaga hati ini

Kamu selalu dihati ku sayang
Dimena pun aku meninjakan kaki di bumi
Kamu tetap selalu di hatiku

Karna cinta mu kini sudah mendarah daging dijantungku
Kukan selalu bertahan membawa cinta ini
walau badai topan kan menerjang ku
Dan kan ku bawa rasa ini hingga jiwa ini tak bertuan

Saat aku bertemu kamu
Hatiku ini merasakan ketenangan,kesejukan.dan kesetiaan yang begitu mendalam
Hingga membuat diriku terlelap dalam cinta

Saat malam tiba
Ku lihat bulan dan bintang
yang s’lalu bersinar
Dan s’lalu menghiasi
Gelapnya malam

Aku s’lalu berkhayal
Andaikan engkau menjadi bulan
dan aku yang akan menjadi bintang
yang s’lalu menghiasi gelapnya malam
Dan s’lalu meneranggi hati ini yang penuh dengan cinta

Bagaikan cita sejati yang takkan pernah terganti
Dan engkupun s’lalu memberikan ku harapan
Harapan yang begitu indah
Yang s’lalu engkau berikan
dan aku ingin cinta kita berdua

Abadi untuk s’lamanya
Dan aku ingin kesetiaan ini bukanlah
Sekedar kata-kata dari mulutmu
Aku ingin dari hatimu yang tulus dan suci

* * * * * * * * * * * * *

Kata Hari Ini :
  1. Cinta seperti bermain piano, petama pelajari kuncinya, kemudian pelajari aturannya. Selanjutnya lupakan aturan & mainkan dengan hati
  2. Jangan mencari cinta dengan matamu tapi carilah cinta dengan mata hati mu
  3. Jangan pernah mengeluh dalam melakukan sesuatu, coba berusaha, ketika anda gagal jadikan itu sebagai pelajaran berharga
  4. Hati yang tulus ketika sudah memberi tak akan mengharapkan pemberian lebih besar darinya
  5. Jika hati ingin, ia akan menemukan seribu jalan, tetapi jika ia tidak ingin, ia akan menemukan seribu alasan.

* * * * * * * * * * * * *
Quotes for You :
  1. " Many of life's failures are people who did not realise how close they were to success when they gave up. " - Thomas Edison
  2. " If you tell the truth you don't have to remember anything. " ~ Mark Twain
  3. " Efforts and courage are not enough without purpose and direction. " - John F. Kennedy
  4. " Love doesn't make the world go round. Love is what makes the ride worthwhile. " - Franklin P. Jones
  5. " Every time you smile at someone, it is an action of love, a gift to that person, a beautiful thing. " - Mother Teresa

Kehidupan


Add caption
1. Satu-satunya saat ketika hendaknya Anda tidak melakukan sesuatu adalah ketika Anda sedang marah.
2. Terkadang didalam hidup, seseorang harus bersedia mundur selangkah untuk mempersiapkan diri melangkah kedepan.
3. Motivasi terkuat adalah motivasi yang berlandasankan perasaan cinta atau kasih sayang.
4. Kesuksesan adalah hasil perpaduan kerja otak, kerja hati, dan kerja keras.
5. Teman terbaik dalam menemani perjalan hidup Anda adalah terutama diri Anda sendiri.

6. Kesuksesan Anda merupakan tanggung jawab Anda sendiri. Demikian pula kegagalan yang Anda Alami.

7. Teman sejati adalah mereka yang mendekati Anda ketika yang lain meninggalkan Anda.
8. Kita tiada lain adalah apa yang kita sendiri pikirkan, rasakan, dan lakukan.
9. Hadiah terbaik kepada seorang teman adalah kehangatan hati Anda.
10. Teman terbaik Anda adalah tempat untuk mendapatkan cermin diri yang terbaik.


11. Masalah menciptakan peluang bagi Anda untuk menjadi kreatif dan menjadi pemenang.
12. Saya mencari sahabat, tetapi tidak menemukan seorangpun.Saya menjadi sahabat, dan sahabat pun berada dimana-mana.
13. Terkadang tidak ada salahnya melakukan kesalahan, tetapi jangan hanya mengumpulkan kesalahan itu, lakukan perbaikan.
14. Waktu Anda adalah peluang Anda, waktu Anda adalah kehidupan Anda. Gunakan waktu Anda sebaik-baiknya untuk hal-hal yang bermanfaat.
15. Kemarin Saya mersa baik. Hari ini Saya hebat. Esok hari Saya akan merasa lebih baik lagi dan lebih hebat lagi.

16. Tidak akan ada langkah keseribu jika langkah pertama tidak dilakukan. Maka, melangkah, jangan tunda-tunda lagi.

17. Seorang pemenang itu ibarat rajawali yang mengepakan sayapnya terbang di angkasa menerjang segala rintangan.
18. Tanaman dirumah anada memerlukan kecerahan sinar mentari. Karyawan dikantor Anda memerlukan kecerahan wajah atasannya.
19. Hanya mereka yang berbuat lebih, yang pantas menerima lebih.
20. Dalam mencapai sasaran, pilihan berada ditangan Anda. Melangkah gamang karena ragu atau bergerak mantap karena yakin.

21. Sebagai pemimpin, kita hidup bagaikan dibawah mikroskop. Segala hal yang kita lakukan atau katakana, tidak terlepas dari pengamatan pengikut kita.

22. Guru ditemukan diruang kelas sekolah. Namun pastinya, guru terbaik adalah pengalam kita sendiri.
23. Begitu Anda berkata, “Tidak bisa”, Anda sudah setengah Kalah.
24. Untuk mendapatkan teman sejati, jadilah teman sejati.
25. Yang terpenting bukalah berapa lama kita bekerja, tetapi apa yang kita kerjakan disepanjang waktu yang lama itu.

26. Bukalah setiap hari baru dengan rasa syukur kepada Tuhan atas apa yang Dia berikan bagi Anda sekeluarga, dan kemudian tutuplah hari itu dengan doa Syukur.

27. Mungkin kita memang tidak sama. Namun, tujuan kita tentu saja sama : KESUKSESAN.
28. Untuk mencapai kesuksesan, ingatlah untuk bersedia berbuat lebih baik dari berapa Anda dibayar, alih-alih mengharapkan dibayar lebih dari apa yang Anda lakukan.
29. Sebelum Anda menjadi marah atas kelemahan seseorang, lakukan sepuluh hitungan, yaitu menghitung sepuluh kelemahan Anda sendiri.
30. Ketika seseorang berbuat salah, itu menunjukan ia telah melakukan sesuatu.Apabila tidak ada kesalahan, bisa jadi karena ia tidak berbuat apapun.

31. Seseorang yang memiliki banyak waktu untuk merasa khawatir adalah seseorang yang tidak memiliki waktu untuk menjadi sukses.

32. Bintang-bintang bersinar gemerlapan karena terdapat kegelapan disekelilingnya.
33. Potensi hanya akan berarti apabila diwujudkan.
34. Pada dasarnya ada dua sasaran didalam kehidupan.
Pertama, mencapai apa yang kita inginkan. kedua, menikmati apa yang telah kita capai.
35. Jika kita menemukan orang berhenti berusaha karena putus asa, itu berarti kita menemukan seseorang yang memutuskan untuk tidak berhasil.

36. Setiap orang tidak hanya pelu bangga akan kelebihan dirinya, tetapi bahkan harus bangga, meskipun hendaknya tetap bersikap rendah hati.

37. Kesahan terbesar yang orang sering lakukan adalah melakukan kesalahan.
38. Masalah terbesarnya adalah ketika Anda menemukan betapa Anda tidak memiliki masalah didalam kehidupan.
39. Kebiasaan membaca itu ibarat memberikan vitamin dan gizi kepada mental, sebagaiman kepada tubuh Anda.
40. Kehilangan uang bisa diatasi dengan bekerja.kehilangan kesehatan bisa diatasi dengan beristirahat. kehilangan pengetahuan bisa diatasi dengan belajar. tetapi, jika Anda kehilangan waktu Anda akan betul-betul kehilangan.

41. Jangan membuat rencana kecil, karena hal itu tidak ada artinya dalam membakar semangat Anda.

42. Bagaimana kita berprestasi sebagai individu akan menentukan bagaimana kita berprestasi sebagai bangsa.
43. Anda dua jenis orang didunia, yaitu para actor dan reactor. Kebanyakan orang adalah re-aktor, yang hanya berbuat untuk bereaksi atau menaggapi suatu peristiwa. Ia tidak berinisiatif.
44. Tuhan berilah saya kemampuan untuk menerima hal-hal yang tidak saya bisa ubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang mampu saya ubah, dan kebijaksanaan untuk mengenali perbedaannya.
45. Ketika Anda membatu orang lain agar berubah, berkembang, dan menemukan kemampuannya sendiri, Anda telah memberikan nilai tambah ke dalam kualitas kehidupannya.

46. Mereka yang mau bertanya adalah orang yang “Bodoh”, selama lima menit tersebut. Sedangkan mereka yang tidak mau bertanya adalah orang yang bodoh seumur hidup.

47. Seorang pemimpin harus bernada Optimistis ketika menghadapi suara yang pesimistis.
48. Percakapan adalah praktik dua orang yang bergantian berbicara.Sedikit sekali orang yang mau mendengarkan orang lain, karena biasanya ia sibuk memikirkan apa yang selanjutnya akan ia katakan
49. Hidup ini penuh resiko dan masalah. tetapi juga penuh kegembiraan, keberuntungan, dan sukacita.
50. Pemimpin akan dihargai apabila mereka terbuka terhadap gagasan, peka terhadap harga diri pengikutnya, dan bijaksana ketika mengambil keputusan.

51. Kegagalan harus menjadi guru kita, bukan penggali kubur kita. kegagalan menantang kita ketingkat prestasi yang baru, alih-alih menarik kita kedalam keputusaasaan.

52. Kadar ketabahan kita manentukan berapa lama kita bisa bertahan.
53. Beranikah Anda mengambil langkah pertama dan membuka diri untuk mengalami hal-hal yang tidak terduga ?
54. Harapkan yang terbaik, tetapi bersiaplah untuk yang terburuk.
55. Hadapi masalah yang sangat mendasar, dan buanglah jauh-jauh masalh sepele.

56. Peluang kesukseskan akan selalu meningkat seiring dengan semakin banyak upaya kita.

57. Kesuksesan diawali dengan mimpi, dipengaruhi oleh persepsi, dan diwujudkan oleh tindakan.
58. Semua masalah selalu atau sama sekali tidak, memiliki jalan keluar. bila ada, carilah sampai dapat . kalu tidak ada , tidak apa-apa.
59. Apa yang terjadi tidak begitu utama. yang lebih utama adalah bagaimana menerima dan mengolahnya.
60. Tidak ada yang mustahil jika Anda memusatkan segenap perhatian kepada kekuatan dan kemampuan Anda.

61. Hidup adalah sebuah karya yang Anda ciptakan sendiri

62. Gunakan perasaan khawatir untuk menolong diri Anda agar lebih kreatif.
63. Sebuah masalh akan menjadi masalah jika Anda membiarkanya demikian Anda dapat mengubah masalah menjadi sebuah kesempatan.
64. Sebuah tugas yang dikerjakan dengan baik akan meninggalkan kepuasan yang mendalam.
65. Kebahagian tidak datang begitu saja. tidak ada orang yang dikaruniai kebahagian. kita harus mencari kebahagian kita sendiri, melauli sikap berpikir kita dan kesediaan kita untuk bersyukur.

66. Kita mempunyai kelebihan masing-masing. Maka, jangan sekali-kali mengecilkan diri kita sendiri, karena orang lain dengan serta-merta akan mengecilkan kita.

67. Hindari berkumpul dengan orang-orang yang mengasihiani diri sendiri dan banyak mengeluh.
68. Untuk dapat berbahagia, kita harus terus-meOrang yang menerus memasukan kedalam diri kita, pemikiran positif mengenai perbuatan dan prestasi kita.
69. Orang yang pesimistis sering kali memikirkan hal-hal yang tidak enak, dan hal itu biasanya lalu benar-benar terjadi.
70. Jika kita yakin bahwa sebuah tujuan kelak dapat tercapai, akan timbul suatu kekuatan besar yang memdorong kita sampai tujuan itu terwujud.

71. Lebih penting dari memulai adalah kemana kita akan pergi.

72. Banyak orang senag mengenang kembali berbagi peristiwa pahit dan kegagalan. mereka tidak akan pernah bahagia.
73. Banyak orang ibarat pohon mangga didalam pot. Akar tunggang kepercayaan dirinya tertekuk dan tertekan oleh citra diri negative mereka sendiri.
74. Pola pikir positif itu seperti vitamin dan makanan kesehatan bagi mental dan jiwa. Pola pikir positif dapat membawa Anda melalui hari-hari yang buruk.
75. Pola piker negative sungguh menjadi racun bagi kita. tiap peluang untuk bahagia bisa dihancurkan oleh pola piker negative. Pola piker negative bisa membuat kita sakit baik badan maupun emosi.

76. Anda sendirilah yang menentukan sikap Anda, bukan bos, orangtua, atau siapapun. Anda lah penguasa dari jiwa dan pikiran Anda.

77. Kesempatan bukan semata sesuatu yang harus dicari, direbut, apalagi ditunggu. Kesempatan harus kita ciptakan. Masalah, bersediakah kita untuk berbuat sesuatu secara lebih.
78. Temukan seseorang yang tidak memiliki cita-cita, maka kita menemukan seseorang yang tidak mengetahui arah hidupnya.
79. Semua orang besar adalah penghayal. mereka melihat sesuatu dibalik kabut. Sebagian dari kita membiarkan khayalan besar mati, sebagaian lagi membinanya dan bergerak untuk memujudkannya. Termasuk yang manakah Anda.
80. Jadilah tidak puas untuk bertekad melakukan yang lebih baik, namun lebih baik, namun juga cukup puas untuk dapat mengucapkan syukur.

81. Sekali Anda telah Menentukan tujuan, tetaplah berpikir positif dan bergerak Aktif menuju ke sana.

82. Tidak ada seorang pemenangpun yang tidak pernah kalah. Tidak ada seorang periang pun yang tidak pernah kecewa. Jadi apabila kekecewaan itu datang, berpeganglah pada kedua keyakinan tersebut.
83. Tidak setiap hari dapat selalu menyenangkan dan penuh kesuksesan. Terkadang kita harus mengalami kesialan. tetapi,jika kita tetap bertahan, kita akan mengalami saat-saat berkemenangan.
84. Tetaplah berpijak ditempat ketika Anda akan berlari menghindar.Hitunglah sampai sepuluh ketika Anda kehabisan daya.
85. Kerja keras bukanlah kesenangan. kerja keras adalah kerja keras, namun kepuasan setelah membereskan tugas adalah sesuatu yang menyenangkan.

86. Kembangkan kendali diri. Jangan menjadi budak emosi. Mereka yang dapat mengusai disiplin diri adalah mereka yang berada dikalangan orang yang sukses.

87. Kesuksesan tidak selalu datang dengan berpegangan pada tangan yang kuat, melainkan dengan memainkan tangan yang lemah dengan baik.
88. Adalah suatu kebenaran yang aneh, bahwa pikiran negative menghasilakn “Kesialan”, dan pikiran positif menghasilkan “Keberuntungan”.
89. Jika kita bersedia menyelesaikan tugas tertentu atau mengatasi masalah sulit, berarti kita membangun otot-otot mental sehingga menjadi lebih kuat.
90. Kesuksesan tidak hanya bagi yang genius, Kebahagian bukan jaminan bagi yang pintar.Kekayaan tidak terjadi karena kebetulan. Kerja keras, perencanaan adalah unsure-unsur yang diperlukan.

91. Tuhan tidak pernah menempatkan kita ditempat yang terlalu kecil bagi Kita untuk tumbuh. Kita sendirilah yang membatasi diri. Siapa pun Anda, Apa pun Anda, lakukan pekerjaan Anda dengan kemampuan terbaik Anda.

92. Kemalasan adalah suatu rintangan. Kita sering tidak mau melakukan sesuatu dan berkata,”kenapa mesti repot-repot?”
93. Kesempatan bertebaran dimana-mana, tetapi hanya mereka yang siap lah yang bisa mengenali dan menggunakannya secara efektif.
94. Kesempatan hanya ada pada saat ini. Hari kemarin sudah berlalu.
95. Untuk meraih Sukses, diperlukan kemauan untuk mencoba-coba, berekperimen pada sesuatu yang baru. Coba dan gagal, coba dan gagal...coba dan berhasil....

96. Mulailah dengan menggunakan kata “BISA” ketika Anda menghadapi suatu pekerjaan.”TIDAK BISA “ adalah kata lain dari “tidak mencoba”

97. THINK and THANK. Berpikir dan berterima kasih. sempatkan diri sejenak untuk memikirkan segala hal yang ada pada diri Anda dan membuat Anda senang, lalu berterima kasihlah kepada TUHAN atas semua itu.
98. Hanya ada 1 dari 1.000 Orang yang Mampu mengembangkan seluruh potensinya untuk hal baik. Kebanyakan hanya menyia-nyiakan diri menjadi penonton saja. Bagaimana dengan Anda?
99. Kita tidak bisa menghindari tanggung jawab hari esok dengan mengelak tanggung jawab hari ini.
100. Orang yang sukses adalah orang yang hidup diantara berbagai kesalahan, dan menerima pijian.

harapan palsu

Harapan

Pohon mawar yang dulu sempat kita tanam di halaman kini berbunga
Andai kita tau dari mekarnya bunga itu sebuah petunjuk yang bisa antarkan segumpal kerinduan pada suatu tempat yang terindah
yaitu buatku hatimu, dan buatmu hatiku...

Ingin rasanya aku seperti gerimis
yang bisa sirami keadaan hati kita yang sudah terlanjur menggersang
Aku juga ingin seperti bias cahaya mentari pagi
yang bisa bubarkan keadaan kita yang dingin dan terlanjur membeku

Aku ingin bergegas pergi dari keadaan
agar waktu bisa menyadarkanmu bahwa kau pun butuh aku
Gelembung air di matamu yang sempat kau sembunyikan dariku
cukup meyakinkanku dan tumbuhkan inspirasi bagiku
untuk sebuah rasa yang tertulis di hatiku
Besar harapku pun untuk bisa melukiskan rasa itu di hatimu
dan lahirkan keteguhan di hatimu
bahwa aku jiwamu, dan kamu jiwaku...Selamanya...
 
Harapan

Terbenam sinar mentari di sore hari, Terbahas semua makna yang tersimpan
atas tonggak harapan, yang indah belai matamu sebagai teman mimpiku
walau terkadang ku rasa semu

Semua untaian kata manismu, dimana aku terpesona atas semuanya
mungkin, di esok hari akan tiba lagi waktuku untuk ungkapkan kembali rasa ini
yang kesekian kalinya ku berharap dan bermimpi tentang yang indah bersamamu
walau sesaat namun kan selalu ku rindukan dan kuharapkan kembali
kata cinta, rasa sayang, yang tulus darimu...

Harapan

Bias sinar mentari sinari kalbu
sejuta kata bersyair indah
seakan membawa kasih
tuk menyatu dalam arti cinta

Wahai kasih;
Aluran jiwa menjadi nyata
sejuta kata yang dulu indah
cintaku tuangkan dalam gelas nyata
sejuta kata yang dulu indah
cintaku tuangkan di gelas nyata
tak semestinya cinta tuk di bicarakan
ku harapkan cinta ksih yang menjadi nyata

Petuah Hari Ini



  1. Orang yang membenci rencana akan tersesat, orang yang terlalu mencintai rencana akan berjalan di tempat. Buatlah rencana & bertindak !!
  2. Apa yang terjadi di dunia ini pasti sudah di rancang oleh Tuhan. Jadi kita jangan suka mengeluh, karena rancangan-Nya selalu yang terbaik bagi kita
  3. Hidup tak harus selalu mengeluh. Karena mengeluh adalah jawaban diri kita yang lupa akan bersyukur
  4. Setiap usaha. Pasti ada sebuah niat. Niat yang membuat kita ingin brusaha. Sekalipun tidak tau nanti yang akan terjadi
  5. Jangan pernah menyanggupi demi gengsi jika kemampuan diri tdk mumpuni krn ia akan merusak citra diri


M@M@h YUniawati....... Powered by Blogger.
  1. Menyesali sedalam-dalamnya tindakan dimasa lalu yang keliru, yang tidak bermanfaat dan tidak baik, dan mengembalikan harta orang yang telah diambil secara aniaya. Jika tidak bias mengembalikannya maka mintalah kerelaan dari sang empunya agar menjadi halal (analasa anebataken lampah kang karuhun, kang tanpa gawe, kang tanpa yukti, lawan arep angulihaken artaning wong kinaniaya. Yen tan kawasa angulihaken palampahana halal rewanging asawala, mangkadi i kang linaran atine abcik yang pasunga halal).
Design Downloaded from Free Blogger Templates | Free Website Templates